Cara Memperbaiki Mesin Gerinda Brebet

cara memperbaiki mesin gerinda brebet
Cara Memperbaiki Mesin Gerinda Brebet
Cara Memperbaiki Mesin Gerinda Brebet - Bunyi brebet dan tenaga menjadi lemah memang kerap terjadi pada mesin gerinda tangan. Meskipun hal itu terlihat seperti masalah kecil, namun jika dibiarkan terus-menerus dapat menyebabkan mesin gerinda tangan tersebut mati.

Penyebab dari mesin gerinda brebet dan berkurangnya kecepatan rotasi tersebut ada dua kemungkinan. Yaitu antara armature atau stator yang telah terbakar. Sehingga menyebabkan mesin gerinda menjadi cepat panas dan putaran gerinda menjadi lambat.

Untuk memperbaiki masalah tersebut, hal yang perlu kita lakukan yaitu mengecek kedua bagian tersebut, yaitu armature dan stator. Untuk mengeceknya, kita dapat menggunakan alat yang bernama multitester.

Sebelum mengecek menggunakan multitester, settinglah terlebih dahulu multitester tersebut pada posisi hambatan dengan satuan ohm ( Ω ). Kemudian tempelkan kedua ujung kabel multitester di bagian kumparan dan kolektor. Jika jarum multistester bergerak, maka armature tersebut mengalami kebororan.

Sedangkan untuk mengecek stator, tempelkan kabel multitester dengan ujung kabel yang keluar pada kumparan stator dan fisik kumparan. Jika jarum multitester diam, maka stator tersebut dalam keadaan bagus dan tidak bocor.

Cara Memperbaiki Mesin Gerinda Brebet


Jika penyebab mesin gerinda brebet sudah kita temukan, maka langkah selanjutnya yaitu bagaimana cara untuk memperbaikinya agar mesin gerinda tersebut dapat normal kembali dan memiliki tenaga yang maksimal.

Caranya yaitu dengan mengganti salah satu bagian yang bermasalah tadi, antara armature dan stator. Namun jika kedua bagian tersebut bermasalah. Maka gantilah kedua bagian tersebut dengan yang baru. Sebelum menggantinya, pastikan armature dan stator tersebut memiliki bentuk dan tipe yang sama dengan bagian yang bermasalah tadi.

Begitulah cara mengatasi mesin gerinda brebet dan hilang tenaga. Semoga Artikel ini bisa membantu dan bermanfaat. Terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel