Bagian - Bagian Mesin Gerinda Tangan Dan Fungsinya

bagian-bagian mesin gerinda tangan dan fungsinya
Bagian - Bagian Mesin Gerinda Tangan Dan Fungsinya
Bagian - Bagian Mesin Gerinda Tangan Dan Fungsinya - Dengan mempelajari nama bagian-bagian mesin gerinda tangan, akan memudahkan kita dalam perawatan dan memperbaiki mesin gerinda tangan yang mengalami kerusakan.


Mesin gerinda tangan itu sendiri merupakan alat yang digunakan untuk memotong dan meratakan benda kerja. Cara kerja mesin gerinda tangan yaitu perubahan energi listrik menjadi gerak. Gerakan tersebut berupa putaran yang memutar mata gerinda. Sedangkan mata gerinda tersebut berfungsi sebagai pengikis, sehingga menghasilkan alur berupa pemotongan atau perataan permukaan benda.


Bagian-bagian mesin gerinda tangan sebenarnya sangat sederhana. Karena hanya berupa rangkaian komponen elektrik yang menghasilkan energi gerak (putaran). Hal ini berlaku pada setiap jenis mesin gerinda, baik mesin gerinda tangan maupun mesin gerinda duduk.

Komponen mesin gerinda tangan maupun mesin gerinda duduk, dapat di klasifikasikan memiliki dua bagian utama, yaitu komponen mesin dan komponen elektrik. Komponen mesin meliputi bagian-bagian roda gigi penghubung, bearing (lakher), batu gerinda, fange, dan pelindung mesin. Sedangkan komponen elektrik meliputi bagian-bagian kabel, saklar, carbon brush, stator, dan armature. 

Perlu diketahui, bahwa setiap komponen mesin gerinda tangan memiliki fungsi masing-masing. Dan berikut ini merupakan uraian mengenai bagian-bagian mesin gerinda tangan dan fungsinya.

Bagian - Bagian Mesin Gerinda Tangan dan Fungsinya


1. Armature / Rotor


Armature merupakan poros utama pada mesin gerinda tangan. Bagian ini terbuat dari gulungan tembaga. Pada salah satu ujungnya terdapat kipas yang berfungsi sebagai pendingin mesin dan penyeimbang putaran. Dan di salah satu ujung lainnya terdapat kolektor yang berfungsi sebagai tempat gesekan antara rotor dengan carbon brush. Pada bagian armature ini melekat dua buah bearing yang merupakan tempat dudukan berputarnya armature itu sendiri.


2. Stator


Merupakan bagian mesin gerinda tangan yang diam. Berfungsi untuk menggerakan armature. Rangkanya berbentuk lingkaran memanjang. Terbuat dari gulungan tembaga yang tersusun rapih dan teratur. Kedua ujung gulungan tembaganya, terdapat dua jalur kabel yang memiliki fungsi berbeda. Kabel yang satu berfungsi sebagai penghubung dengan rumah carbon brush. Sedangkan kabel yang satunya lagi sebagai penghubung ke sumber listrik.

3. Carbon Brush


Di kalangan masyarakat umum, carbon brush sering disebut dengan spul/brustel/arang. Merupakan bagian mesin gerinda tangan berupa karbon padat yang berfungsi sebagai penghantar arus listrik. Pada ujungnya terdapat pir yang berfungsi untuk memastikan carbon brush tersebut selalu menempel pada kolektor armature. Jenis carbon brush mesin gerinda tangan sangat bervariasi. Mulai dari bentuk,ukuran, dan model pengaitnya.


4. Roda Gigi Penghubung


Roda gigi penghubung merupakan bagian mesin gerinda tangan berupa sepasang roda gigi yang saling mengait. Bentuk kedua ujung roda gigi tersebut adalah tirus, sehingga apabila dipadukan akan menghasilkan gerakan putaran yang tegak lurus. Bentuk gigi dari roda gigi penghubung ini ada yang lurus dan ada juga yang berbentuk miring. Biasanya setiap merk dan tipe mesin gerinda tangan bentuknya berbeda-beda.

5. Saklar Gerinda


Saklar adalah bagian mesin gerinda tangan yang berfungsi sebagai penyambung dan pemutus arus listrik. Letaknya berada bagian di atas di belakang mesin gerinda tangan. Saklar pada mesin gerinda tangan ini biasanya ada juga yang dilengkapi dengan pengatur kecepatan putaran (speed control). Pengatur kecepatan inilah yang berfungsi untuk mengatur cepat lambatnya putaran pada mesin gerinda tangan.


6. Bearing (Laher)


Yaitu bagian mesin gerinda tangan yang berfungsi sebagai tempat dudukan armature. Di dalam mesin gerinda tangan, terdapat tiga buah bearing. Yaitu dua buah bearing yang melekat pada armature dan satunya lagi berada kepala mesin gerinda tangan. Bearing ini memiliki nomer dan ukuran yang sangat beragam. Jadi apabila kita akan mengganti bearing mesin gerinda tangan, jangan lupa untuk melihat nomer yang tertera pada bearing tersebut.


7. Flange


Flange atau penjepit mata gerinda adalah bagian mesin gerinda tangan berupa sepasang lempengan besi yang berfungsi sebagai tempat dudukan batu gerinda. Bagian ini berada pada ujung mesin gerinda tangan. Pada flange inilah terdapat lubang untuk kunci mata gerinda.

8. Kabel


Sudah sangat jelas fungsi dari kabel. Tidak hanya pada mesin gerinda tangan, tetapi pada semua perangkat elektronik mana pun pasti memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai media aliran arus listrik. Fungsi kabel pada mesin gerinda tangan yaitu sebagai penghubung antara mesin gerinda dengan sumber listrik. Dan juga sebagai penghubung antara bagian-bagian komponen elektrik mesin gerinda tangan.


9. Batu Gerinda


Bagian mesin gerinda tangan selanjutnya yaitu mata gerinda. Atau sering disebut batu gerinda. Bentuk mata gerinda ini yaitu lingkaran seperti piringan pipih dan sangat beragam jenisnya. Fungsi mata gerinda inilah yang paling berperan dalam memotong atau meratakan benda kerja. Sebelum menggunakan mata gerinda, kita harus paham terlebih dahulu dari jenis dan fungsi setiap mata gerinda tersebut. Karena setiap mata gerinda memiliki fungsi yang berbeda-beda. 


10. Pelindung


Pada mesin gerinda tangan terdapat pelindung yang berada pada kepala mesin. Pelindung tersebut berfungsi untuk mengarahkan percikan gesekan antara mata gerinda dan benda kerja. Sehingga ketika menggunakan mesin gerinda tangan akan lebih aman dan nyaman.

Demikianlah ulasan mengenai bagian mesin gerinda tangan dan fungsinya. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan di dunia tehnologi permesinan. Terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel